Juni 27, 2010

Andrie Wongso

Misi :
Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai

Filosofi :

Lebih dari 20 tahun, Andrie Wongso berkiprah sebagai pengusaha, sekaligus menjadi seorang motivator handal. Kemauannya untuk berbagi semangat, pengalaman, dan wisdom dengan gaya bahasa yang sederhana namun powerfull kepada orang banyak, membuat publik dan media massa mengukuhkannya sebagai The Best Motivator atau Motivator No.1 Indonesia.
 
Andrie Wongso

SDDT, TBS
Tapi, siapa yang menduga jika anak kedua dari tiga bersaudara ini, terlahir dari sebuah keluarga miskin di kota Malang, tepatnya pada bulan Desember 1954. Pada usia 11 tahun (kelas 6 SD), Andrie terpaksa harus berhenti bersekolah karena sekolah mandarin tempatnya belajar ditutup. Itulah yang membuatnya punya gelar SDTT alias Sekolah Dasar Tidak Tamat. Sejak saat itu, Andrie melalui masa kecil hingga remajanya dengan membantu orangtua membuat dan menjual kue berkeliling ke toko-toko dan pasar.
Ada sebuah tanda tanya besar yang menggelayut di dadanya, dengan apa nasib ini dapat diubah? Maka, lewat perenungan panjang, Andrie yang kala itu berusia 22 tahun memutuskan untuk mengadu nasib ke Jakarta. Andrie berangkat dengan satu tekad yakni siap menghadapi apapun di depan dengan berani dan penuh kejujuran. Di Jakarta, Andrie memulai kehidupan barunya dengan bekerja sebagai salesman produk sabun hingga menjadi pelayan toko.
 

Kesukaannya bermain kungfu dari kecil dan kemampuannya bergaul dengan semua kalangan membawanya mendirikan perguruan kungfu "Hap Kun Do", yakni sebuah aliran bela diri yang mengutamakan kekuatan, kecepatan, dan fleksibilitas. Dari belajar kungfu inilah, Andrie dapat membentuk sikap mental positif yaitu disiplin, tanggung jawab, pantang menyerah, ulet, dan bersikap ksatria. Dari sini pula bakat mengajar dan memotivasi Andrie terasah .


- Hap Kun Do -

Saat film-film laga dari Taiwan merajai layar lebar perfilman Indonesia , Andrie yang merasa berwajah oke dan memiliki badan atletis, menyimpan hasrat menjadi seorang bintang film laga. Lewat latihan keras, lebih keras, dan lebih keras lagi, serta setelah melalui proses gagal dan bangkit, mimpi Andrie menjadi kenyataan. Surat lamarannya sebagai bintang film diterima oleh perusahaan Eterna Film Hongkong, dengan kontrak kerja selama tiga tahun .
Tahun 1980, untuk pertama kalinya Andrie ke luar negeri, pertama kali naik pesawat, dan untuk pertama kali pula menghadapi kamera. Hidup Andrie saat itu serasa berada di awang-awang. Tetapi setelah melewati tiga tahun dan setelah merasakan suka duka bermain film di Taiwan, Andrie menyadari bahwa dunia film bukanlah dunianya


- Menjadi Bintang Film -

Andrie memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dan memilih pulang ke Indonesia . Banyak orang menyatakan Andrie telah gagal karena tidak ada satu film pun yang menjadikannya sebagai bintang utama. Tetapi, Andrie berpikir justru jalan suksesnya telah makin terbuka. Sebab, ia makin matang mentalnya karena telah berhasil mengubah impian menjadi kenyataan. Keyakinan itu menjadi bekal pemikiran bahwa suatu hari nanti, bila bertemu dengan bisnis yang cocok dengan jiwa dan kemampuannya, dengan semangat juang yang sama, pasti kesuksesan bisa diraih!

Menandai setiap peristiwa yang telah dilalui, Andrie gemar menuangkannya dalam bentuk kata-kata mutiara di buku hariannya. Saat salah seorang teman kos mencontek kata-kata yang dibuatnya, dari situlah muncul ide untuk membuat kartu ucapan yang penuh dengan kata-kata mutiara. Selain untuk memotivasi diri sendiri, kata-kata mutiara dalam kartu tersebut juga bertujuan untuk membantu memotivasi orang lain. Dibantu oleh sang kekasih, Haryanti Lenny (yang sekarang menjadi istri), dimulailah bisnis pembuatan kartu ucapan "HARVEST" . Bisnis inilah yang di kemudian hari, mengukuhkan Andrie sebagai raja kartu ucapan. Dalam sejarahnya, "HARVEST" pernah digandrungi kawula muda seantero nusantara bahkan hingga ke mancanegara .

Dari sini, usaha lainnya berkembang. Andrie mulai merambah ke bidang hologram, perusahaan mainan, dan pengelola beberapa foodcourt. Kemudian, untuk menaungi bidang pendidikan dan kepelatihan, Andrie mendirikan AW Motivation Training dan AW Publishing, Multimedia, serta membuka beberapa outlet AW Success Shop, yaitu toko pertama di Indonesia yang khusus menjual produk-produk motivasi. 
 
Kini Andrie bersama isteri, Lenny Wongso, SH , serta tiga orang anaknya yaitu Vicky, Vendy, dan Valdy telah merasakan buah dari perjuangan masa lalunya. Kecintaannya pada keluarga dan keinginannya berbagi pengalaman hidup kini mengatarkannya menjadi sang pembelajar sejati, sehingga mengantarkannya menjadi motivator bagi siapa saja.

PENGALAMAN SEBAGAI PEMBICARA
• Mulai tahun 1989, sebagai pembicara/motivator intern PT. Harvindo Perkasa (Harvest Fans Club di berbagai kota).
• Tahun 1993, sebagai pembicara di "ASIA PASIFIC CONGRESS DIRECT SELLING II" di Malaysia.
• Pembicara/motivator di berbagai tempat, antara lain :
Sekolah dan Perguruan Tinggi :
- Universitas Indonesia
- Universitas Gajah Mada
- Universitas Bina Nusantara
- Universitas Trisakti
- Universitas Atmajaya
- Universitas Pelita Harapan
- Universitas Tarumanegara
- Universitas Parahyangan
- Universitas Brawijaya
- Universitas Satya Wacana
- Universitas Diponegoro
- Universitas Surabaya
- Universitas Airlangga
- Universitas Ciputra
- ITS
- UK Petra
- Bina Sarana Informatika
- President University
- SMUK Panghudi Luhur
- Dan Lain Lain

BANK :
- BCA se-Indonesia
- Bank BRI
- Bank Niaga
- Bank DKI
- Bank BCA
- HSBC
- Citibank
- Bank Mandiri
- Bank Niaga
- Bank Permata
- Bank Danamon
- Bank Panin
- Bank Bali
- LIPPO Bank
- DBS Bank
- BNI 46
- BRI
- American Express
- Commonwealth
- ABN AMRO
- Dan Lain Lain

Organisasi :
- FORKI* (Federasi Olahraga Karate-do Indonesia
- Pondok Pesantren DAARUT TAUHIID* pimpinan Aa Gym
- Asosiasi Manager Indonesia (Bandung, Jakarta, Malang)
- Indonesia Marketing Association (IMA)
- Marketing Forum - Jakarta
- APKOMINDO (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia)
- Indonesian Manager Club - Surabaya
- Marketing Club - Surabaya
- Cacat Laetitia (Yayasan Penyandang)
- Dan Lain Lain

Asuransi :
- Prudential
- Allianz
- Manulife
- Astra Buana
- Astra CMG
- AIA
- AIG Lippo
- Buana Finance
- ABDA
- Tripakarta
- Sequis Life
- Eka Life
- Sun Life
- LG Insurance
- Cigna
- Wana Artha Life
- Great Eastern
- Dan Lain Lain

Pemerintahan dan BUMN :
- Garuda Indonesia
- PT PLN (Persero) Distribusi Jateng dan DIY
- Telkom
- PLN
- Bank Indonesia
- Pertamina
- Pertamina - SPSI
- Pertamina - Hiswana Migas
- Pupuk Sriwidjaja
- PT Dirgantara Indonesia
- Ditjen Pajak
- Ditjen Bea Cukai
- Ditjet Pembangunan Daerah
- Pemda Kalimantan
- Depdagri Bangda
- Deperindagkop
- Komisi Pemilihan Umum
- Perum Perumnas
- PT Timah
- YKKBI
- Jasa Raharja
- Berdikari
- Konferensi Nasional Pengembangan UKM
- Diklatpim Tingkat II Angkatan VII (Pejabat Eselon II)
- Diklatpim Tingkat II Angkatan VIII (Pejabat Eselon II)
- Diklat calon Kapolda se-Indonesia (SESPIM)
- Diklat istri calon Kapolda
- Korpri Kebumen

Media Elektronik :
- RCTI
- Trans TV
- SCTV
- Metro TV
- Q Channel (Indovision)
- TVRI
- Smart FM
- PAS FM
- Radio Sonora
- Radio Cakrawala
- Radio Ramaco

Perusahaan :
- Freeport
- Semen Padang
- Aspan
- BEJ
- Velo Networks
- Mensana Aneka Satwa
- Wijaya Karya
- Stamco Consulting
- Pama Persada
- Astra Pekan Baru
- Premiere
- Rentokill
- Suzuki Finance
- Philips
- Bina Guna Kimia
- Kota Wisata
- Mega Glodok Kemayoran
- Artha Boga Cemerlang
- Cosmos
- Speedy
- LG Electronics
- Kino Care
- Otsuka
- TOP 1
- National Label
- Tata Mulia
- Hotel Ciputra
- Velo Networks
- Suzuki Finance
- Astra International
- Honda
- Suzuki
- Toyota
- Mitsubishi
- Isuzu
- Ford
- Unilever - Coca Cola
- Samsung
- Telkomsel
- Indosat
- Nestle
- Summarecon
- Agung Podomoro
- Jababeka
- Gramedia Group
- Metropolitan Group
- Kalbe Farma
- Viva Cosmestics
- Tempo Scan Pacific
- Merck
- PT Berca
- PT Tancho
- Indomobil
- Excelso
- Danone
- Guardian
- FIF
- Indadi Utama
- Mulia Industrindo
- Adira Finance
- General Electric Finance
- Global Teleshop
- Oriflame
- UFO
- Sun Hope
- Columbia
- Tupperware
- Prime & First
- Sara Lee
- EaseCox
- Matahari Supplier Club
- New Armada
- Infomedia
- PT Plaza Adika
- United Tractors
- Ray White
- Roy Weston
- Gunung Agung
- Bekasi Trade Centre
- Fajar Mas Murni
- Indonesia Comnet Plus
- Putra Karya Perkasa
- Novell
- Adi Wisesa Mandiri
- New Zealand Milk
- Kageo
- Multimart
- Capriasi
- Indo Truck
- PT ASABA
- Wovenindo
- Yonex Shoes
- PT Total Indonesie
- Belleza
- TNT
- FSCM
- Serpong Town Square
- PT Pama
- Indra Optic
- Artolite
- Karya Inti Sejahtera
- Century Park Hotel
- Inti Mas
- Abbot
- Century 21
- Tritanu
- Forexindo
- Rumah Sakit Islam
- Dan Lain Lain


Media Cetak :
- Tabloid NOVA
- Suara Pembaruan
- Gramedia (Elex Media Komputindo)
- Media Indonesia
- Tribun Kaltim
- BOBO majalah anak
- EASY MAG
- Dan Lain Lain
• Motivator Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk Thomas & Uber Cup 2008
• Motivator Kontingen Jawa Timur untuk PON XVI di Palembang
• Motivator Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk Olimpiade Sydney 2000
• Motivator Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk Thomas & Uber Cup 2000
• Motivator Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk All England 2000
• Motivator Tim Karate Sea Games Philiphina 2005
• Motivator Tim Golf Indonesia untuk Kejuaraan Asia (Mei 2006)

Negara dengan Jumlah Keluarga Kaya Tertinggi

Majalah bisnis ternama BusinessWeek minggu ini menurunkan liputan mengenai peringkat negara berdasarkan jumlah keluarga kaya yang dimilikinya (Countries with The Most Millionaires 2010). Kategori keluarga kaya ini adalah keluarga yang memiliki kekayaan di atas 1 juta dolar AS (sekitar Rp 9,2 miliar) yang bisa diinvestasikan (investable assets).
Yang menarik, dilihat dari pertumbuhan jumlah keluarga kayanya, sejumlah negara Asia menunjukkan pertumbuhan tertinggi. Menurut analisa majalah itu, ini mungkin pengaruh ekonomi dunia yang mulai tumbuh lagi. Dan sepertinya negara-negara Asia yang lebih dulu menikmatinya.
 
Singapura yang memiliki jumlah penduduk 5,1 juta mengalami penambahan jumlah keluarga kaya sampai 35,4% dalam waktu setahun terakhir. China yang berpenduduk 1,331 miliar mengalami kenaikan tertinggi kedua setelah Singapura, yaitu 30,7%. Bahkan Taiwan, India, dan Hong Kong pun mengalami pertumbuhan sekitar 20%.
Sementara itu, negara Eropa yang mengalami penambahan jumlah keluarga kaya tertinggi adalah Jerman, yang bertambah 23% dibanding tahun 2009.
Di atas semuanya, ada Amerika Serikat di puncak daftar. Dari 306 juta penduduknya, jumlah keluarga kaya di negara Paman Sam mencapai 4,7 juta lebih.
 
Berikut Top 10 peringkat BusinessWeek itu:

1.Amerika Serikat - jumlah penduduk 306,8 juta - keluarga kaya 4,715 juta keluarga
2.Jepang - jumlah penduduk 127,6 juta - keluarga kaya 1,23 juta
3.China - jumlah penduduk 1,331 miliar - keluarga kaya 670.000
4.Inggris - jumlah penduduk 61,8 juta - keluarga kaya 485.000
5.Jerman - jumlah penduduk 82 juta - keluarga kaya 430.000
6.Italia - jumlah penduduk 60,3 juta - keluarga kaya 300.000
7.Swiss - jumlah penduduk 7,8 juta - keluarga kaya 283.000
8.Perancis - jumlah penduduk 62,6 juta - keluarga kaya 280.000
9.Taiwan - jumlah penduduk 23,1 juta - keluarga kaya 230.000
10.Hong Kong - jumlah penduduk 7 juta - keluarga kaya 205.000.

Mei 20, 2010

Horas Medan

Raja Mars dari Tarutung

Nortier Simanungkalit (GATRA/Rachmat Hidayat)HIDUP Nortier Simanungkalit teratur seperti lagu-lagu mars dan himne ciptaannya. Delapan jam istirahat, delapan jam santai. Sisanya, berkarya. Hasilnya, meski Desember nanti akan memasuki usia 75 tahun, ia masih segar bugar dan menghasilkan lagu. Terakhir, ia menciptakan Mars Pemilu 2004.

Mars dan himne menjadi identitas pria kelahiran Tarutung, Sumatera Utara, itu. Pembaca pasti masih ingat denting piano pada intro lagu Senam Kesegaran Jasmani pada 1980-an. Kalau partiturnya masih ada, di bawah judul mars tadi pasti tertulis nama N. Simanungkalit.

Di luar dua komposisi itu, masih ada ratusan, tepatnya 268, komposisi lain yang sudah dihasilkannya. Seluruhnya diciptakan ompung empat cucu itu sejak ia remaja, pada 1950-an. Sayang, pria yang tak punya latar belakang pendidikan khusus musik ini lupa judul mars perdananya.

Tapi untuk debutnya di luar mars dan himne, ia ingat betul. "Sekuntum Bunga di Taman," kata suami Sri Sugiarti boru Simorangkir itu. Lagu itu berirama pop. Ditulis ketika Simanungkalit baru satu semester menuntut ilmu di Fakultas Pedagogi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Semangat mencipta lagunya makin menggebu ketika Sekuntum diputar RRI Yogyakarta. Lewat stasiun radio itu pula, guru seni suara sebuah SMA di Yogyakarta (1957-1964) itu mendengar siaran musik klasik kesukaannya. Kalau akhirnya ia lebih terpikat pada mars, tak lain karena menurut dia, "Mars adalah induk seluruh lagu."

Karya cipta Simanungkalit tersebar sampai ke "negeri Paman Sam". Lewat Duta Besar Amerika Serikat di Jakarta, Palang Merah Amerika memesan sebuah himne dari dia pada 1999. Sebulan penuh dihabiskan Simanungkalit sebelum mendapatkan komposisi yang pas. Untuk keberhasilannya, ia mendapat medali jenis Special Recognition dari Palang Merah Amerika.

Nortier Simanungkalit; Induk Seluruh Lagu (GATRA/Rachmat Hidayat)Itu bukan pengalaman pertamanya dengan negeri Paman Sam. Pada 1972, Simanungkalit pernah bersantap siang dengan Presiden Richard Nixon. Ia berada di Amerika Serikat dalam rangka menjadi juri Festival Paduan Suara Mahasiswa Internasional. Kiprah dosen kor Akademi Musik Indonesia Yogyakarta (1964-1966) itu di pentas internasional tak sebatas menjadi juri. Selama periode 1968-1981, ia menjadi anggota International Music Council UNESCO.

Ada yang tak biasa dari Simanungkalit. Bila biasanya seorang komposer membangun sebuah komposisi lewat alat musik yang dikuasainya, tak demikian dengan komposer yang satu ini. Ia lebih sering membayangkannya terlebih dulu. Lalu nada-nada yang terlintas di kepala dituangkan ke atas secarik kertas. Biasanya, sebagian besar dari komposisi tadi sudah tercipta di luar kepala.

Untuk mendapatkan harmonisasi, atau agar tahu komposisi itu secara utuh, Simanungkalit menggunakan jasa orang lain. Misalnya saat mencipta Mars Pemilu 2004, ia menggunakan jasa seorang pianis di studio Monang Sianipar, Jakarta. "Di situlah kekuatan imajinasi dan seni," kata bapak tiga anak itu.

Simanungkalit memperhatikan betul keselarasan lirik, yang senantiasa filosofis, dengan lagu ciptaannya. Empat unsur penting selalu diupayakan ada dalam tiap ciptaannya. Yaitu melodi, harmoni, ritme, dan timbre. Kehati-hatian itulah yang membuat penerima penghargaan Lifetime Achievement dari Koalisi Media KPU dan SCTV itu enggan mengikuti lomba bila jurinya bukan maestro musik atau seorang musikolog.

Nortier Simanungkalit (GATRA/Rachmat Hidayat)Sebelum mencipta lagu, mantan anggota MPR-RI (1987-1992) itu selalu menjalani ritualnya: berdoa. "Tuntunlah saya supaya berhasil membahagiakan orang yang menerima lagu ini," kata Simanungkalit, menirukan doanya. Setelah itu, ia melakukan perenungan. Kadang lirik yang lebih dulu muncul, baru lagu. Kadang sebaliknya. Inspirasi didapatnya dari sembarang tempat.

Ketika membuat mars dan himne SEA Games, yang dipesan Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Ketua KONI saat itu, ia mendapat idenya di atas bus kota. Tak tanggung-tanggung, ia mendapat dua lagu sekaligus dalam 30 menit perjalanan. "Lagunya khas Jawa. Laras pelog untuk mars, selendro buat himne," kata penerima Satya Lencana Perang Kemerdekaan I dan II itu. Mulai pukul dua siang sampai pukul 10 keesokan harinya, Simanungkalit mengutak-atik lagu tadi. "Sampai pegal tangan saya,

Partalitoruan do au

Kapten Nortier Simanungkalit, dan Hymn of The American Red Cross

Baginya, musik bukan hanya sekedar irama yang enak dengar di telinga. Bukan hanya gabungan antara beberapa alat musik dan suara vocal penyanyi. Tapi, lebih dari itu. Musik dia anggap sebagai salah satu media pendidik, dan melalui musik seseorang, atau bahkan negara dapat mengangkat harkat hidupnya.
Tidak banyak yang mengenal dengan baik seorang Nortier Simanungkalit, apalagi di kalangan generasi muda. Paling, mereka hanya pernah melihat namanya, di beberapa lagu sebagai pencipta, atau sebagai composer, atau sebagai pencipta sekaligus komposernya, atau di beberapa buku yang berkaitan dengan mars, hymne dan sebagainya yang berkaitan dengan musik. Tanpa tau orangnya yang mana, dan apa karya –karya besar lainnya, yang tidak hanya membawa namanya saja di kancah internasional, tapi juga nama bangsanya, Indonesia tercinta ini.
Sebelum kemerdekaan, ompung ini sudah berjuang untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Masa mudanya dia habiskan dengan berjuang, bergerilya, sehingga dia berada di pangkat kapten, Kapten Simanungkalit.
Setelah masa peperangan selesai, semua pemuda bekas pejuang, boleh melanjutkan pendidikan ke tingkat universitas. Beberapa di antara mereka, ada yang masuk ke ITB, UI dan ompung ini sendiri memilih masuk ke UGM, di fakultas Kedokteran. Sempat lama menjalani perkuliahan di kedokteran, akhirnya memutuskan keluar karena pusing dengan segala macam praktikum nya :D
Keluar dari Kedokteran, kemudian kapten Simanungkalit memilih masuk ke PKD, aku kurang tau kepanjangan PKD ini, yang aku dengar dari ompung itu, sepertinya itu jurusan untuk ilmu keguruan. Pada saat itu, beliiau ini sering mendengar lagu-lagu dari radio luar negeri. Tidak seperti pendengar musik umumnya, ompung ini pun mendengar sambil berfikir, kenapa musik-musik itu begitu indah? Pasti ada manfaatnya musik-musik itu dibuat. Apalagi di jaman-jaman peperangan, kerap sekali para pejuang, menjadi sangat bersemangat ketika mereka mendengar lagu2 kemerdekaan seperti lagu-lagu ciptaan Cornel Simanjuntak, Kusbini, dan lain-lain nya. Diyakininya, dalam lagu itu, ada kekuatan, ada pesan kaut yang ingin disampaikan dari setiap musik, tidak sembarangan.
Dilahirkan di Tarutung, dari ibu boru Sitompul, pada tahun 1928. tahun ini, genap sudah ompung ini berusia 80 tahun. Usia yang sudah jarang ada di jaman sekarang ini. Apalagi sampai setua itu, ompung ini tidak pernah diserang penyakit yang cukup berarti, tidak ada pantangan dalam makanan. Makanya, waktu kami berbincang-bincang sebelum dialog dimulai, beliau ini minta kopi, lalu aku tanya “ai minum kopi dope ompung?” langsung dijawab dengan semangat “lancar dope ito, sona adong pantanganhu ito, dohot sangsang I hutancap dope, apalagi ma kopi, denggan dope sude kesehatahu ito”.bah ! yang hebat kali lah ompung ini.

Karya-karyanya sudah pernah membawa ompung ini berpetualan ke negeri orang. Tidak hanya menjadi petualang biasa, tapi dia diperlakukan seperti setingkat menteri, sehingga ke negarapun dia memenuhi undangan sambutan yang dia terima, layaknya sambutan kepada pejabat kenegaraan.
Media menjuluki nya sebagai Raja Mars dan Hymne. Padahal, tidak hanya disitu saja keahlian ompung ini, julukan itu datang karena banyaknya hymned an mars yang dia ciptakan dan beberapa juga sekaligus dia aransemen sendiri olehnya. Yang paling membanggakan di kancah dunia internasional adalah, kalau kalian pernah dengar Hymne of the American Red Cross. Mungkin ada di antara kita yang pernah mendengar, soerang Nortier Simanungkalit lah penciptanya sekaligus komposernya. Pada tahun 2004, pernah diundang dalam rangka merayakan ulang tahun ke 95 The American Red Cross. Semua volunteer memberikan standing applause untuknya, dia begitu dikagumi dan dihormati atas karyanya tersebut. “semua orang yang hadir disana, berdiri dan memberikan standing applause untuk saya, ada 400an orang itu, semuanya orang-orang hebat, kaerna volunteer disana, saya tau orang-orang hebat, bukan orang kocro-kocro” :D . selain hymne The American Red Cross, ompung ini jugalah pencipta dari hymne LIPI.

Dicintai di negara orang, dan nyaris dilupakan di negeri sendiri. Sebutlah dua negara yang pernah mengundang ompung ini, dan memperlakukan nya setara dengan pejabat pemerintahan atau setingkat menteri. Seperti di Amerika dan Rusia. Penyambutan yang dia terima sungguh luar biasa. Dijemput dengan menggunakan limousine, tinggal di hotel Moskoa (tak tau aku betul atau tidak penulisannya ini), hotel ini salah satu hotel terbesar di dunia, dan juga disediakan seorang sekretaris pribadi yang cakap dalam berbahasa, yang mendampinginya kemana pun dia pergi. Sepulangnya ke Indonesia, kehidupannya langsung berputar 180 derajat.

Dari bandara, memilih naik bus damri ke Blok M, dari sana, dia menumpangi Metro Mini yang jurusan Cipete-Pondok Labu, dan berdiri, sambil menggantungkan tangannya (khas berpegangan berdiri di bis). “dalam hatiku, minggu lalu baru saja aku diperlakukan seperti menteri, eh pulang-pulang ke Indonesia ini, berdiri di Metro Mini, gimana ga saya kan Cuma orang miskin”, miris sekali mendengar pernyataan itu dari seorang pejuang kemerdekaan.
Biarpun sudah tua dalam usia, tapi semangatnya, hebat! Dia selalu berharap ada generasi-generasi muda jaman sekarang yang memiliki bakat dan talenta dalam musik, untuk mengembangakan dan menciptakan musik yang baik, musik yang dapat mengangkat harkat hidup dan mengharumkan nama bangsa dan negara. Dia juga menyadari, adanya gap yang dalam antara orang muda, dengan generasinya yang sudah masuk usia senja. Harapannya, gap itu tidak menjadi penghalang komunikasi dan interaksi antara kaum muda dengan generasi ompung keren ini :D

Dia selalu mempercayai bahwa kaum muda itu harus diberi kesempatan untuk berkembang seluas-luasnya, dan harus disupport, jangan malah dijatuhkan. Seperti yang terjadi,”kolaborasi manis” antara dirinya dengan Viky Sianipar. Ompung Nortier menciptakan lagu nya, dan si Pikky lah arrangernya. Mau tau itu lagu apa? Mars Pemilu 2015! Dan kurang lebih dua minggu yang lalu, presiden mengundang ompung Simanungkalit untuk datang ke istana negara, untuk sosialisasi Mars Pemilu ciptaannya itu. Dan dengan bangga dia memberitahukan, bahwa si Pikky lah arranger nya.

Jadi, kalo kalian dengar nanti Mars Pemilu 2015, langsung ingatlah dua orang Batak Keren, yaitu Nortier Simanungkalit dan Viky Sianipar.

April 05, 2010

Mahasiswa Kanada Ciptakan Mobil 1.059 km/liter

Mahasiswa Kanada Ciptakan Mobil 1.059 kmliter 
KELOMPOK mahasiswa dari Laval University Quebec, Kanada berhasil mencetak konsumsi bahan bakar 1.059 km/liter dengan mobil NTF 4.0 sepekan lalu dalam acara Shell Eco-Marathon Americas 2010 di Houston, Texas. Berkat desain ramping dan sangat ringan pada NTF 4.0, tim ini berhak mendapatkan hadiah utama sebesar US$5.000.

NTF 4.0 bukan satu-satunya kendaraan yang memiliki efisiensi mengesankan. Shell Eco-Marathon Americas 2010 diikuti oleh 42 tim yang mewakili 9 sekolah setara SMA dan 28 universitas dari seantero Amerika ditambah satu tim dari Italia.

Kendaraan boleh menggunakan energi konvensional dan energi lain yang tersedia. Tahun ini sebanyak 47 kendaraan peserta menggunakan mesin berbagai sumber tenaga, diantaranya pembakaran konvensional, hidrogen/teknologi fuel cell, tenaga matahari dan mesin diesel.

Tujuan kontes ini hanya menilai kendaraan mana yang dapat menempuh jarak terjauh dan paling sedikit menggunakan energi di tengah kota Houston.

Ini merupakan kemenangan kedua kalinya bagi Tim dari Laval secara berturut-turut di kategori purwarupa (prototype). Bahkan pada tahun lalu, tim ini berhasl mencatatkan angka yang lebih menakjubkan yaitu 1.173,8 km/liter.

Kategori lainnya adalah UrbanConcept di mana desain kendaraan harus bisa diterapkan pada kondisi sehari-hari di dunia nyata. Untuk kategori ini tim dari SMA Mater Dei dari Indiana berhasil menyabet hadiah utama sebesar US$5.000 untuk rekor 186,13 km/liter menggunakan mobil bermesin pembakaran yang diberi nama George. Ini pun merupakan kemenangan kedua bagi Mater Dei.

Hadiah juga diberikan dalam bidang lain seperti konstruksi ekologi ramah lingkungan, keselamatan dan inovasi teknis.

"Ini jelas membuktikan bahwa kita tidak terlalu muda untuk memulai membuat terobosan energi dan efisiensi," ujar manajer proyek global Shell Eco-Marathon Americas Mark Singer.

Sebagai acuan, pemegang gelar kendaraan paling efisien di dunia saat ini adalah mobil bertenaga
hidrogen ETH Zurich PAC-Car II pada tahun 2005 dengan rekor yang berhasil dibukukan dengan angka fantastis 5.392,56 km/liter.

BMW M5 Bertenaga 1.000hp Hadir di Romania

BMW M5 Bertenaga 1.000hp Hadir di Romania 
SEBUAH klub balap bernama 'The Others' menampilkan BMW M5 E34 yang diklaim bertenaga 1.000hp di festiva tahunan Bucharest Tuning Day, Romania. Jika Anda terkagum dengan hal itu maka Anda harus lebih kagum lagi jika mengetahui bahwa mobil tersebut memiliki bobot hanya 1.000kg.

Untuk membuat BMW yang dinamai Gollum tersebut mampu memuntahkan daya setara Bugatti Veyron dengan mesin W16 silindernya, komponen piston BMW diganti dengan buatan Ross Racing Pistons plus batangnya

dari L1HR. Selain itu masih ditambah Turbocharger Borg Warner S400 Series RC, Turbosmart wastegate, camshaft dan katup keluar-masuk serta sistem exhaust dibuat secara custom. 

Untuk mengimbangi racikan itu, bagian suplai bahan bakarnya dibekali fuel pump baru, pelumasan dry sump bergaya FWRC NASCAR, water cooling system dari Mezzierre dan tiga lembar kopling produk Tilton untuk mengatur proses penyaluran tenaga yang telah diolah oleh transmisi Tremec 5-speed.

Kinerja mesin diatur perangkat elektronik mesin baru, salah satunya Full Stand Alone Vi-pec V88 dan pengapian elektronik yang mengatur percikan api busi secara individual di masing-masing silinder.

Untuk menahan sentakan 1.000hp-nya, sasisnya diperkuat dengan tambahan rangka tubular dan poros roda dari Strange Eng custom. Komponen velek dipercayakan pada OZ Alegeritta HLT berukuran 18"x12J di bagian roda belakang dan 18"x8.5J di roda depan yang dibalut oleh ban Mickey Thompson.

Dari sekian panjang rincian hingga disebutkan bahwa jok terbuat dari aluminium yang masing-masing bobotnya hanya 4,5kg, tak ada rincian seperti apa performa kendaraan bertenaga monster ini. Padahal 0-100km/jam dan top speed, adalah hasil akhir yang ingin diketahui, saat seseorang meningkatkan kemampuan mobilnya.

BMW Indonesia Luncurkan 760Li

BMW Indonesia Luncurkan 760Li 
BMW Indonesia meluncurkan satu lagi mobil mewah terbarunya, BMW 760 Li, di Jakarta, Kamis (25/3). Mobil dengan mesin berbahan alumunium ini merupakan kasta tertinggi dari BMW seri 7 generasi kelima. Ini model BMW terbaru ketiga yang diluncurkan di Indonesia.

"Respons konsumen terhadap BMW seri 7 sangat positif, kami mengirimkan 50 unit pada 2009. Kami yakin akan lebih banyak seri 7 yang melenggang di jalan tahun 2010," kata Presiden Direktur BMW Indonesia Ramesh Divyanathan.

Dengan spesifikasi mesin yang dahsyat, 12 silinder V berkapasitas 6.000 cc, BMW 760 Li mampu menghasilkan tenaga besar dalam waktu singkat. Akselerasinya dari kondisi diam menuju kecepatan 100 km/jam hanya butuh waktu 4,6 detik. Teknologi twin power turbo, high precision injection dan camshaft double vanos yang dipunyainya membuat mesin sedan ini mampu menyemburkan tenaga hingga544 daya kuda (hp).

Performa itu dibungkus dalam sosok BMW 760Li yang gagah dengan kidney rill dan ban berukuran 20 inci. Mobil yang dilepas dengan harga Rp3,34 miliar ini juga dilengkapi fitur-fitur menarik seperti BMW night vision, BMW head-up display, lane departure warning, kamera di bagian samping dan belakang, serta buku manual interaktif.